A. Warits Rovi

A. Warits Rovi

56 Quotes

Dalam sitatap sederhana kau cermin yang abadi dan aku bayangan penuh sunyi

Ia merasa jiwanya dipindah ke raga lain yang lama tak terurus, kadang ia juga merasa dilempar ke bumi baru.

Keheningan menyelimuti bumi. Tinggal suara daun jatuh menggubah sajak di hamparan gelap.

Angin mulai pelan, saat tepat matahari karam ke balik barisan pohon siwalan.

Peristiwa itu sudah menjadi sebuah kenangan indah, dan kenangan indah yang dihidupkan kembali akan menumbuhkan seribu cara pikir yang sehat.

Perempuan itu tak menjawab. Keduanya bersitatap. Mencari sisa-sisa kenangan melalui wajah masing-masing.

Sehelai rambutnya menjuntai di kedua matanya yang bengkak karena tangis dahsyat.

Lengannya berayun pelan, seiring jemarinya tiru rekah kembang, meliut-liut bagai jemari perupa menatah pinggang patung.

Seekor burung kenari bersiul sambil mematuk buah mentimun dalam sangkar bambu.

Hanya ia hilang ingatan. Ia berjalan dari satu kota ke kota lain, menyusur sunyi dan keramaian dengan tubuh dan pakaian tak terurus.

Sedikit-sedikit ia ingat perihal kata hatinya bahwa hidup manusia adalah jagung pipilan dalam gilingan revolusi waktu, hingga semua pasti berubah, bagai biji jagung menghalus lalu menjadi nasi.

Hanya burung-burung kecil berkejaran, menukik dan bertengger di ranting kemboja sembari menyisir bulu-bulu halusnya yang dijilat warna senja.

Merangkul semua catatan kesindenannya dengan diam dan pejam yang purna.

Saat menatap wajah perempuan itu, si lelaki bisa menemukan peta masa lalunya.

Kita bersanding sepotong rembulan malam dan pekat kopi ia singgahi lalu bermukim dalam puisi.

Jari-jemarinya lentik berpencar bagai rekahan bunga, berayun, ikuti lengannya yang bergerak halus dan pelan.

Suaranya terpantul merdu menunggang angin, dilengkapi ritme suara lesapan kembang kemboja yang tanggal bertapak ke tanah.

Sepasang kakinya yang telanjang juga bergerak dan kadang bergeser, menapak dedaun kering dan hamparan rumput.

Kita duduk setakdzim cagak menyangga tidur usuk berdiskusi tentang alamat-alamat sunyi

Sepanjang-panjangnya cerita akan tamat di lambung keranda.

1 of 3
1 2 3