Buddha

Leader

112 Quotes

The foolish man conceives the idea of 'self.' The wise man sees there is no ground on which to build the idea of 'self;' thus, he has a right conception of the world and well concludes that all compounds amassed by sorrow will be dissolved again, but the truth will remain.

Menggenggam kemarahan itu tak ubahnya menggenggam aspal panas di tanganmu untuk dilemparkan ke orang lain; kau sudah terbakar lebih dahulu.

Kebencian tidak berhenti melalui kebencian setiap saat. Kebencian berhenti melalui cinta. Ini adalah hukum yang tidak bisa diubah.

Dalam perjalanan hidup, keyakinan adalah makanan, perbuatan bajik adalah tempat berlindung, kebijaksanaan adalah cahaya di siang hari dan perhatian benar adalah perlindungan di malam hari. Jika seseorang menjalani kehidupan yang murni, tidak ada yang bisa menghancurkannya.

He who loves 50 people has 50 woes; he who loves no one has no woes.

What we think, we become.

Ketika seseorang merasa tidak menyukai kejahatan, ketika dia merasa tenang, dia menemukan kesenangan dalam mendengarkan ajaran-ajaran yang baik; ketika seseorang memiliki perasaan ini dan menghargainya, ia bebas dari rasa takut.

The mind is everything. What you think you become.

Yang lebih baik dari seribu omong kosong adalah satu kata yang membawa perdamaian.

Bisakah ada kegembiraan dan tawa ketika dunia selalu terbakar? Terselubung dalam kegelapan Bukankah seharusnya Anda mencari terang?

The wise ones fashioned speech with their thought, sifting it as grain is sifted through a sieve.

Pikiran terwujud sebagai kata; Kata itu terwujud sebagai perbuatan; Perbuatan itu berkembang menjadi kebiasaan; Dan kebiasaan mengeras menjadi karakter; Jadi perhatikan pikiran dan jalannya dengan hati-hati, Dan biarlah itu muncul dari cinta. Lahir dari kepedulian terhadap semua makhluk ... Saat bayangan mengikuti tubuh, Seperti yang kita pikirkan, demikianlah kita menjadi.

All wrong-doing arises because of mind. If mind is transformed can wrong-doing remain?

There are only two mistakes one can make along the road to truth; not going all the way, and not starting.

Seperti sebuah lilin yang tidak terbakar tanpa api, manusia tidak dapat hidup tanpa kehidupan spiritual.

Tak ada jalan menuju kebahagiaan. Kebahagiaan adalah jalannya.

No one saves us but ourselves. No one can and no one may. We ourselves must walk the path.

Kebaikan itu layaknya para petapa yang selalu muncul dalam kelompok. Sebuah prinsip yang baik tidak pernah sendirian di hati.

Dia yang mencintai 50 orang mempunyai 50 rasa duka cita. Dia yang tidak mencintai siapapun tidak memiliki duka apapun.

Jalannya tidak di langit. Jalannya ada di dalam hati.

1 of 6
1 2 3 4 5 6