The foolish man conceives the idea of 'self.' The wise man sees there is no ground on which to build the idea of 'self;' thus, he has a right conception of the world and well concludes that all compounds amassed by sorrow will be dissolved again, but the truth will remain.
Menggenggam kemarahan itu tak ubahnya menggenggam aspal panas di tanganmu untuk dilemparkan ke orang lain; kau sudah terbakar lebih dahulu.
Kebencian tidak berhenti melalui kebencian setiap saat. Kebencian berhenti melalui cinta. Ini adalah hukum yang tidak bisa diubah.
Dalam perjalanan hidup, keyakinan adalah makanan, perbuatan bajik adalah tempat berlindung, kebijaksanaan adalah cahaya di siang hari dan perhatian benar adalah perlindungan di malam hari. Jika seseorang menjalani kehidupan yang murni, tidak ada yang bisa menghancurkannya.
Ketika seseorang merasa tidak menyukai kejahatan, ketika dia merasa tenang, dia menemukan kesenangan dalam mendengarkan ajaran-ajaran yang baik; ketika seseorang memiliki perasaan ini dan menghargainya, ia bebas dari rasa takut.
Bisakah ada kegembiraan dan tawa ketika dunia selalu terbakar? Terselubung dalam kegelapan Bukankah seharusnya Anda mencari terang?
Pikiran terwujud sebagai kata; Kata itu terwujud sebagai perbuatan; Perbuatan itu berkembang menjadi kebiasaan; Dan kebiasaan mengeras menjadi karakter; Jadi perhatikan pikiran dan jalannya dengan hati-hati, Dan biarlah itu muncul dari cinta. Lahir dari kepedulian terhadap semua makhluk ... Saat bayangan mengikuti tubuh, Seperti yang kita pikirkan, demikianlah kita menjadi.
There are only two mistakes one can make along the road to truth; not going all the way, and not starting.
Seperti sebuah lilin yang tidak terbakar tanpa api, manusia tidak dapat hidup tanpa kehidupan spiritual.
Kebaikan itu layaknya para petapa yang selalu muncul dalam kelompok. Sebuah prinsip yang baik tidak pernah sendirian di hati.