Putu Felisia

Putu Felisia

83 Quotes

Terkadang tangan manusia terlalu kecil untuk memiliki semua di dalam genggaman. Persahabatan. Cinta. Hal-hal yang menyangkut perasaan.

Tapi semua orang bilang cinta akan datang dengan sendirinya. Karena dalam negeri dongeng, pangeran dan putri bertemu tanpa mengenal cinta dulu. Tapi akhirnya mereka akan jatuh cinta dan hidup bahagia selama-lamanya.

Ikatan janji suci itu bukanlah yang mengikat para pengantin menjadi terpenjara di sisa hidupnya. Namun diri mereka sendirilah yang seringkali bermain-main dengan janji itu. Dan aku memantapkan diri untuk tak bermain-main lagi.

Jangan pernah membanding-bandingkan hidupmu dengan orang lain.

Pernah mencintainya, lalu dilupakan begitu saja, rasanya amat menyakitkan.

Pernikahan itu bukan akhir, tapi awal yang baru. Pernikahan itu melindungi. Masa lalu kamu yang memenjarakanmu.

Rasanya setiap orang memang harus memiliki kesibukan sendiri.

Fiksi bisa menjadi sesuatu yang dipercaya. Semua tergantung bagaimana kau memandang.

Tidak ada yang tahu tentang masa depan, termasuk dirinya sendiri.

Cinta adalah sesuatu yang ajaib. Kadang-kadang begitu egois, namun saat hati semakin terbuka oleh kasih, cinta berubah menjadi cinta yang agung. Penuh pengorbanan, ketulusan, dan kerelaan.

Pria mengatakan bahwa wanita adalah mahluk yang sulit dimengerti. Tapi sebenarnya kita, para wanita juga merasa mereka mahluk yang rumit.

Jangan mencoba menghindar dari kenyataan. Hadapilah takdirmu.

Ada banyak penderitaan di dunia yang kurang diperhatikan oleh sebagian besar manusia.

Pernikahan itu bukan kayak drama yang selalu berakhir happy ending.

Menikah bukannya sebuah gerbang menuju kebahagiaan bersama dengan belahan jiwa kita? Lalu mengapa begitu rumit memikirkannya?

Mengapa manusia tidak mau menyayangi bumi yang telah merawat mereka sejak lahir?

Kau tidak akan pernah tahu apa yang dapat dilakukan oleh takdir.

Apakah cinta memerlukan alasan?

Namun dalam hidup, seringkali kita harus memilih. Kita tidak mungkin memiliki selamanya.

Kenangan adalah kenangan. Bagaikan mimpi yang musnah saat kita terbangun, kenangan pun berlalu.

1 of 5
1 2 3 4 5