Say thanks by supporting us!

Our website is made possible by displaying online advertisement to our visitors. Please consider supporting to us by disabling your ad blocker.

Processing...

Delapan tahun di negeri berbeda aku melihat dedaunan berubah ketika musim berganti. Tapi perasaanku tidak pernah berubah. Wajahmu selalu membayangiku dimanapun aku berada.

logo
Author:
Tags:
Related Quote
Show all

Jarak yang jauh merupakan salah satu jalan untuk berusaha melupakan seseorang.

Kalau ada orang bilang patah hati rasanya seperti ada ribuan jarum yang menusuk jantung, aku tidak bisa menyetujuinya. Jantungku tidak hanya teluka, tapi remuk seperti tertimpa beton yang beratnya ribuan kilo.

Aku benar-benar takut dengan perasaanku. Berawal dari menyukainya, tidak bisa melupakannya, dan kini mencintainya.

Tolong jangan buat aku menyukaimu dari awal lagi. Karena aku tidak yakin bisa melupakanmu kalau itu terjadi lagi.

Pilih yang benar-benar kau inginkan dan jalani pilihanmu dengan sungguh-sungguh. Karena dengan begitu, kau telah belajar menjadi dewasa.

Aku akan melepaskanmu. Hanya jika seribu musim telah berlalu.

Cinta memang tidak sederhana. Kau tidak salah menyukainya. Hanya saja kau menyukai orang yang salah di waktu yang salah.

Percayalah pada dirimu sendiri, maka kau pasti bisa melakukannya.

Bagaimana mungkin aku melupakannya jika dia belum melupakanku?

Showcase
Show all

Delapan tahun di negeri berbeda aku melihat dedaunan berubah ketika musim berganti. Tapi perasaanku tidak pernah berubah. Wajahmu selalu membayangiku dimanapun aku berada.

Delapan tahun di negeri berbeda aku melihat dedaunan berubah ketika musim berganti. Tapi perasaanku tidak pernah berubah. Wajahmu selalu membayangiku dimanapun aku berada.

Delapan tahun di negeri berbeda aku melihat dedaunan berubah ketika musim berganti. Tapi perasaanku tidak pernah berubah. Wajahmu selalu membayangiku dimanapun aku berada.

Delapan tahun di negeri berbeda aku melihat dedaunan berubah ketika musim berganti. Tapi perasaanku tidak pernah berubah. Wajahmu selalu membayangiku dimanapun aku berada.

Delapan tahun di negeri berbeda aku melihat dedaunan berubah ketika musim berganti. Tapi perasaanku tidak pernah berubah. Wajahmu selalu membayangiku dimanapun aku berada.

Delapan tahun di negeri berbeda aku melihat dedaunan berubah ketika musim berganti. Tapi perasaanku tidak pernah berubah. Wajahmu selalu membayangiku dimanapun aku berada.

Delapan tahun di negeri berbeda aku melihat dedaunan berubah ketika musim berganti. Tapi perasaanku tidak pernah berubah. Wajahmu selalu membayangiku dimanapun aku berada.

Delapan tahun di negeri berbeda aku melihat dedaunan berubah ketika musim berganti. Tapi perasaanku tidak pernah berubah. Wajahmu selalu membayangiku dimanapun aku berada.

Delapan tahun di negeri berbeda aku melihat dedaunan berubah ketika musim berganti. Tapi perasaanku tidak pernah berubah. Wajahmu selalu membayangiku dimanapun aku berada.

Delapan tahun di negeri berbeda aku melihat dedaunan berubah ketika musim berganti. Tapi perasaanku tidak pernah berubah. Wajahmu selalu membayangiku dimanapun aku berada.

Delapan tahun di negeri berbeda aku melihat dedaunan berubah ketika musim berganti. Tapi perasaanku tidak pernah berubah. Wajahmu selalu membayangiku dimanapun aku berada.

Delapan tahun di negeri berbeda aku melihat dedaunan berubah ketika musim berganti. Tapi perasaanku tidak pernah berubah. Wajahmu selalu membayangiku dimanapun aku berada.

Delapan tahun di negeri berbeda aku melihat dedaunan berubah ketika musim berganti. Tapi perasaanku tidak pernah berubah. Wajahmu selalu membayangiku dimanapun aku berada.

Delapan tahun di negeri berbeda aku melihat dedaunan berubah ketika musim berganti. Tapi perasaanku tidak pernah berubah. Wajahmu selalu membayangiku dimanapun aku berada.

Delapan tahun di negeri berbeda aku melihat dedaunan berubah ketika musim berganti. Tapi perasaanku tidak pernah berubah. Wajahmu selalu membayangiku dimanapun aku berada.