Say thanks by supporting us!

Our website is made possible by displaying online advertisement to our visitors. Please consider supporting to us by disabling your ad blocker.

Processing...

Athaya ingin sekali mengirimkan SMS, tapi setelah mempertimbangkan banyak hal termasuk gengsi dia pun membatalkan rencana itu. Athaya tidak ingin terlalu genit dan desperate.

logo
Author:
Tags:
Related Quote
Show all

Lo pilih cowok yang emang cinta ama lo. Bukan yang sekedar suka doang. Kalau emang ada dua cowok yang cinta sama lo, lo harus pilih yang cintanya paling besar. Masalah lo cinta ama dia atau nggak, itu bisa diatur. Kalau kita dicintai, kita bisa bales mencintai mereka. Daripada ngejar-ngejar cowok yang nggak cinta sama lo dan bikin lo sakit hati.

Ditanyain macem-macem sama tante-tantemu? Yang penting, Papa nggak pernah tanya, kan? Papa nggak mempermasalahkan itu loh.

Tapi saya memang melakukannya karena senang. Bukan karena tidak punya hal lain untuk dikerjakan.

Kilat sepatu cowok itu mengingatkannya pada salah satu penggorengan mamanya. Sepatu itu membuatnya ngeri. Dia memandang cowok itu sekali lagi. Sekarang wajahnya menjadi terlihat sangat mengerikan, semengerikan sepatunya.

Lo tahu nggak, setiap kali gue nyium bau sepatu baru, gue ngerasa seperti memulai hidup baru. Selama sepatu yang sexy masih diproduksi, selama itu hidup gue bakal indah. Long live and prosper, Christian Louboutine? .

Omongan cowok zaman sekarang memang harus dicek kebenarannya lebih dari 7X.

Gampang kalau mau nyari lo mah. Tinggal jongkok, terus lihat aja sepatu siapa yang heel-nya paling tinggi.

Yang penting jangan sampai males kalau kumpul-kumpul keluarga.

Dia tampak berpikir beberapa lama sampai akhirnya dia mengambil ponselnya lagi dan mengetik beberapa kalimat yang menunjukkan bahwa dia sangat menikmati membaca novel karya Kelana sampai sejauh ini. Athaya membaca ulang isi SMS-nya sampai dia merasa cukup puas dan baru mengirimkannya.

Showcase
Show all

Athaya ingin sekali mengirimkan SMS, tapi setelah mempertimbangkan banyak hal termasuk gengsi dia pun membatalkan rencana itu. Athaya tidak ingin terlalu genit dan desperate.

Athaya ingin sekali mengirimkan SMS, tapi setelah mempertimbangkan banyak hal termasuk gengsi dia pun membatalkan rencana itu. Athaya tidak ingin terlalu genit dan desperate.

Athaya ingin sekali mengirimkan SMS, tapi setelah mempertimbangkan banyak hal termasuk gengsi dia pun membatalkan rencana itu. Athaya tidak ingin terlalu genit dan desperate.

Athaya ingin sekali mengirimkan SMS, tapi setelah mempertimbangkan banyak hal termasuk gengsi dia pun membatalkan rencana itu. Athaya tidak ingin terlalu genit dan desperate.

Athaya ingin sekali mengirimkan SMS, tapi setelah mempertimbangkan banyak hal termasuk gengsi dia pun membatalkan rencana itu. Athaya tidak ingin terlalu genit dan desperate.

Athaya ingin sekali mengirimkan SMS, tapi setelah mempertimbangkan banyak hal termasuk gengsi dia pun membatalkan rencana itu. Athaya tidak ingin terlalu genit dan desperate.

Athaya ingin sekali mengirimkan SMS, tapi setelah mempertimbangkan banyak hal termasuk gengsi dia pun membatalkan rencana itu. Athaya tidak ingin terlalu genit dan desperate.

Athaya ingin sekali mengirimkan SMS, tapi setelah mempertimbangkan banyak hal termasuk gengsi dia pun membatalkan rencana itu. Athaya tidak ingin terlalu genit dan desperate.

Athaya ingin sekali mengirimkan SMS, tapi setelah mempertimbangkan banyak hal termasuk gengsi dia pun membatalkan rencana itu. Athaya tidak ingin terlalu genit dan desperate.

Athaya ingin sekali mengirimkan SMS, tapi setelah mempertimbangkan banyak hal termasuk gengsi dia pun membatalkan rencana itu. Athaya tidak ingin terlalu genit dan desperate.

Athaya ingin sekali mengirimkan SMS, tapi setelah mempertimbangkan banyak hal termasuk gengsi dia pun membatalkan rencana itu. Athaya tidak ingin terlalu genit dan desperate.

Athaya ingin sekali mengirimkan SMS, tapi setelah mempertimbangkan banyak hal termasuk gengsi dia pun membatalkan rencana itu. Athaya tidak ingin terlalu genit dan desperate.

Athaya ingin sekali mengirimkan SMS, tapi setelah mempertimbangkan banyak hal termasuk gengsi dia pun membatalkan rencana itu. Athaya tidak ingin terlalu genit dan desperate.

Athaya ingin sekali mengirimkan SMS, tapi setelah mempertimbangkan banyak hal termasuk gengsi dia pun membatalkan rencana itu. Athaya tidak ingin terlalu genit dan desperate.

Athaya ingin sekali mengirimkan SMS, tapi setelah mempertimbangkan banyak hal termasuk gengsi dia pun membatalkan rencana itu. Athaya tidak ingin terlalu genit dan desperate.