Say thanks by supporting us!

Our website is made possible by displaying online advertisement to our visitors. Please consider supporting to us by disabling your ad blocker.

Processing...

Siapapun bisa memikul bebannya, betapapun beratnya, sampai malam tiba. Siapapun bisa melakukan pekerjaannya, betapapun kerasnya, untuk satu hari. Siapapun bisa hidup manis, sabar, penuh kasih, murni, sampai matahari terbenam. Dan inilah arti hidup yang sebenarnya.

logo
Tags:
Related Quote
Show all

Kau bisa memberi tanpa mencintai, tapi kau tak akan pernah bisa mencintai tanpa memberi.

Ketidakhadiran adalah pengaruh yang baik dalam cinta dan membuatnya tetap cerah dan halus.

Wine is bottled poetry.

Everyone lives by selling something.

There is an idea abroad among moral people that they should make their neighbors good. One person I have to make good: Myself. But my duty to my neighbor is much more nearly expressed by saying that I have to make him happy if I may.

Give us grace and strength to forbear and to persevere. Give us courage and gaiety and the quiet mind, spare to us our friends, soften to us our enemies.

That man is a success who has lived well, laughed often and loved much.

I have a little shadow that goes in and out with me, And what can be the use of him is more than I can see.

Menjadi diri kita yang sekarang, dan menjadi apa yang kita mampu, adalah satu-satunya tujuan hidup.

Showcase
Show all

Siapapun bisa memikul bebannya, betapapun beratnya, sampai malam tiba. Siapapun bisa melakukan pekerjaannya, betapapun kerasnya, untuk satu hari. Siapapun bisa hidup manis, sabar, penuh kasih, murni, sampai matahari terbenam. Dan inilah arti hidup yang sebenarnya.

Siapapun bisa memikul bebannya, betapapun beratnya, sampai malam tiba. Siapapun bisa melakukan pekerjaannya, betapapun kerasnya, untuk satu hari. Siapapun bisa hidup manis, sabar, penuh kasih, murni, sampai matahari terbenam. Dan inilah arti hidup yang sebenarnya.

Siapapun bisa memikul bebannya, betapapun beratnya, sampai malam tiba. Siapapun bisa melakukan pekerjaannya, betapapun kerasnya, untuk satu hari. Siapapun bisa hidup manis, sabar, penuh kasih, murni, sampai matahari terbenam. Dan inilah arti hidup yang sebenarnya.

Siapapun bisa memikul bebannya, betapapun beratnya, sampai malam tiba. Siapapun bisa melakukan pekerjaannya, betapapun kerasnya, untuk satu hari. Siapapun bisa hidup manis, sabar, penuh kasih, murni, sampai matahari terbenam. Dan inilah arti hidup yang sebenarnya.

Siapapun bisa memikul bebannya, betapapun beratnya, sampai malam tiba. Siapapun bisa melakukan pekerjaannya, betapapun kerasnya, untuk satu hari. Siapapun bisa hidup manis, sabar, penuh kasih, murni, sampai matahari terbenam. Dan inilah arti hidup yang sebenarnya.

Siapapun bisa memikul bebannya, betapapun beratnya, sampai malam tiba. Siapapun bisa melakukan pekerjaannya, betapapun kerasnya, untuk satu hari. Siapapun bisa hidup manis, sabar, penuh kasih, murni, sampai matahari terbenam. Dan inilah arti hidup yang sebenarnya.

Siapapun bisa memikul bebannya, betapapun beratnya, sampai malam tiba. Siapapun bisa melakukan pekerjaannya, betapapun kerasnya, untuk satu hari. Siapapun bisa hidup manis, sabar, penuh kasih, murni, sampai matahari terbenam. Dan inilah arti hidup yang sebenarnya.

Siapapun bisa memikul bebannya, betapapun beratnya, sampai malam tiba. Siapapun bisa melakukan pekerjaannya, betapapun kerasnya, untuk satu hari. Siapapun bisa hidup manis, sabar, penuh kasih, murni, sampai matahari terbenam. Dan inilah arti hidup yang sebenarnya.

Siapapun bisa memikul bebannya, betapapun beratnya, sampai malam tiba. Siapapun bisa melakukan pekerjaannya, betapapun kerasnya, untuk satu hari. Siapapun bisa hidup manis, sabar, penuh kasih, murni, sampai matahari terbenam. Dan inilah arti hidup yang sebenarnya.

Siapapun bisa memikul bebannya, betapapun beratnya, sampai malam tiba. Siapapun bisa melakukan pekerjaannya, betapapun kerasnya, untuk satu hari. Siapapun bisa hidup manis, sabar, penuh kasih, murni, sampai matahari terbenam. Dan inilah arti hidup yang sebenarnya.

Siapapun bisa memikul bebannya, betapapun beratnya, sampai malam tiba. Siapapun bisa melakukan pekerjaannya, betapapun kerasnya, untuk satu hari. Siapapun bisa hidup manis, sabar, penuh kasih, murni, sampai matahari terbenam. Dan inilah arti hidup yang sebenarnya.

Siapapun bisa memikul bebannya, betapapun beratnya, sampai malam tiba. Siapapun bisa melakukan pekerjaannya, betapapun kerasnya, untuk satu hari. Siapapun bisa hidup manis, sabar, penuh kasih, murni, sampai matahari terbenam. Dan inilah arti hidup yang sebenarnya.

Siapapun bisa memikul bebannya, betapapun beratnya, sampai malam tiba. Siapapun bisa melakukan pekerjaannya, betapapun kerasnya, untuk satu hari. Siapapun bisa hidup manis, sabar, penuh kasih, murni, sampai matahari terbenam. Dan inilah arti hidup yang sebenarnya.

Siapapun bisa memikul bebannya, betapapun beratnya, sampai malam tiba. Siapapun bisa melakukan pekerjaannya, betapapun kerasnya, untuk satu hari. Siapapun bisa hidup manis, sabar, penuh kasih, murni, sampai matahari terbenam. Dan inilah arti hidup yang sebenarnya.

Siapapun bisa memikul bebannya, betapapun beratnya, sampai malam tiba. Siapapun bisa melakukan pekerjaannya, betapapun kerasnya, untuk satu hari. Siapapun bisa hidup manis, sabar, penuh kasih, murni, sampai matahari terbenam. Dan inilah arti hidup yang sebenarnya.