Say thanks by supporting us!

Our website is made possible by displaying online advertisement to our visitors. Please consider supporting to us by disabling your ad blocker.

Processing...

Bukankah sangat sulit kalau terus tersenyum, kala kita benar-benar punya masalah? Bukankah senyum tersebut akan terasa palsu?

logo
Author:
Tags:
Related Quote
Show all

Aku ingin menjadi burung-burung yang bisa terbang bebas menuju langit tak bertepi, dan bersembunyi di balik awan.

Pada akhirnya, semua mesti kembali pada awal mula.

Ini tanah leluhur kita, kita tak bisa meninggalkannya begitu saja. Aku akan lebih memilih mati di sini, daripada harus meninggalkannya.

Dan, perasaanlah yang kemudian menunjukkan arah. Sedalam apa seseorang mencintai, sedalam itu pula arah yang akan ditunjukkan. Semuanya tampak begitu sederhana.

Aku akan tetap selalu membiarkan sepotong hati Kakang untuk masa lalu Kakang, tapi berikan bagian hati Kakang yang lain kepadaku walau itu sedikit saja.

Apa yang tak bisa dicapai seseorang dalam kehidupan jika ia jujur? Orang bisa dicintai, dimuliakan dan dihormati.

Karena kuingin engkau menjadi orang yang istimewa di hari esok.

Namun kadang, semua yang engkau rencanakan, akan terwujud lebih baik dari yang kau bayangkan.

Baru aku sadari kalau aku ingin terus bisa bersama Kakak. Aku ingin terus bisa melihat Kakak setiap hari? Dan, aku ingin terus bisa memegang tangan Kakak seperti ini. Apa? ini semua berlebihan?

Showcase
Show all

Bukankah sangat sulit kalau terus tersenyum, kala kita benar-benar punya masalah? Bukankah senyum tersebut akan terasa palsu?

Bukankah sangat sulit kalau terus tersenyum, kala kita benar-benar punya masalah? Bukankah senyum tersebut akan terasa palsu?

Bukankah sangat sulit kalau terus tersenyum, kala kita benar-benar punya masalah? Bukankah senyum tersebut akan terasa palsu?

Bukankah sangat sulit kalau terus tersenyum, kala kita benar-benar punya masalah? Bukankah senyum tersebut akan terasa palsu?

Bukankah sangat sulit kalau terus tersenyum, kala kita benar-benar punya masalah? Bukankah senyum tersebut akan terasa palsu?

Bukankah sangat sulit kalau terus tersenyum, kala kita benar-benar punya masalah? Bukankah senyum tersebut akan terasa palsu?

Bukankah sangat sulit kalau terus tersenyum, kala kita benar-benar punya masalah? Bukankah senyum tersebut akan terasa palsu?

Bukankah sangat sulit kalau terus tersenyum, kala kita benar-benar punya masalah? Bukankah senyum tersebut akan terasa palsu?

Bukankah sangat sulit kalau terus tersenyum, kala kita benar-benar punya masalah? Bukankah senyum tersebut akan terasa palsu?

Bukankah sangat sulit kalau terus tersenyum, kala kita benar-benar punya masalah? Bukankah senyum tersebut akan terasa palsu?

Bukankah sangat sulit kalau terus tersenyum, kala kita benar-benar punya masalah? Bukankah senyum tersebut akan terasa palsu?

Bukankah sangat sulit kalau terus tersenyum, kala kita benar-benar punya masalah? Bukankah senyum tersebut akan terasa palsu?

Bukankah sangat sulit kalau terus tersenyum, kala kita benar-benar punya masalah? Bukankah senyum tersebut akan terasa palsu?

Bukankah sangat sulit kalau terus tersenyum, kala kita benar-benar punya masalah? Bukankah senyum tersebut akan terasa palsu?

Bukankah sangat sulit kalau terus tersenyum, kala kita benar-benar punya masalah? Bukankah senyum tersebut akan terasa palsu?